Iklan Header

    Minyak goreng murah menjadi impian masyarakat Indonesia saat ini. Harga minyak goreng melambung tinggi. Padahal minyak goreng sering kita pakai untuk menggoreng makanan. Jika harga minyak goreng hari ini naik, imbasnya banyak produsen dan pedagang yang pusing mempertahankan usahanya.


    Minyak goreng atau sebutan lainnya minyak masakan adalah minyak atau lemak yang bersumber dari pemurnian bagian tumbuhan, hewan, atau secara sintetik yang mengalami pemurnian. Tapi kebanyakan minyak ini bersumber dari tumbuhan, seperti kelapa, serealia, kacang-kacangan, jagung, kedelai, dan kanola.


    kapan-minyak-goreng-murah

    Minyak Goreng Mahal


    Beberapa pekan ini masyarakat mulai khawatir dengan minyak goreng naik harga. Banyak masyarakat yang kebingungan dengan kenaikan harga minyak goreng tersebut. Apalagi ibu – ibu dan para pedagang yang menggunakan minyak goreng sebagai bahan utama.


    Minyak goreng mahal menjadi persoalan ekonomi yang memberatkan masyarakat. Bagaimana tidak, masyarakat sudah memiliki kebiasaan menggoreng bahan makanan karena lebih praktis dan tidak membutuhkan waktu lama, apalagi untuk sarapan pagi keluarga.


    Awalnya pemerintah menetapkan HET untuk harga minyak goreng 1 liter sebesar Rp 14.000. Akan tetapi saat ini harga minyak goreng naik mencapai Rp 23.000 hingga Rp 16.000 per liter.


    Naiknya harga minyak goreng bahkan mencapai 2 kali lipat jika kita bandingkan dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) awal dari pemerintah. Hal ini menjadi indikasi bahwa pemerintah sudah kalah dalam penentuan harga pasar dari produsen dan pedagang.


    Kenapa Minyak Goreng Langka?


    Jika kita mengikuti berita perkembangan ekonomi nasional, maka minyak goreng mahal menjadi salah satu yang viral. Mungkin kita juga bertanya - tanya “kenapa minyak goreng langka dan mahal?” Berikut beberapa penyebab harga minyak goreng mahal :


    1. Kenaikan harga minyak internasional

    2. Meskipun Indonesia merupaka negara penghasil Crude Pal Oil terbesar, namun harga minyak goreng di Indonesia masih mahal karena tidak terjalin kerjasama yang baik antara produsen minyak goreng dengan produsen CPO.


      Tentunya para produsen minyak goreng dalam negeri harus membeli CPO sesuai dengan harga pasar lelang dalam negeri, yaitu harga lelang KPBN Dumai yang juga terkorelasi dengan harga pasar Internasional. Jika CPO internasional naik, maka secara otomatis CPO dalam negeri mengikuti harga internasional.


    3. Turunnya Panen Sawit di Semester ke-2

    4. Penyebab minyak goreng langka selanjutnya adalah panen yang berikurang. Sehingga distribusi (supply chain) industri minyak goreng mengalami gangguan. Selain itu, adanya kenaikan pemenuhan industri biodiesel sesuai penerapan kebijakan B 30.


    5. Rendahnya Stok Minyak Nabati

    6. Krisis energi yang terjadi di beberapa negara menyebabkan peralihan ke minyak nabati. Negara – negara yang beralih ke minyak nabati seperti Uni Eropa, Tiongkok, dan India. Selain itu adanya gangguan logistic selama pandemi dengan berkurangnya jumlah container dan kapal.


    7. Penimbunan Minyak Goreng

    8. Alasan selanjutnya kenapa minyak goreng langka adalah ada kecurigaan yang mengerucut pada penimbunan minyak goreng oleh masyarakat. Adanya kemungkinan masyarakat banyak membeli minyak goreng melebihi kebutuhan seharusnya karena khawatir tidak kebagian minyak goreng di kemudian hari.


    9. Penyelundupan Minyak Goreng ke Luar Negri

    10. Ada dugaan sejumlah oknum yang mempermainkan ketersediaan minyak goreng. Padahal ketersediaan minyak goreng di dalam negri sebenarnya melimpah berkat adanya kebijakan DMO (domestic market obligation) dan DPO (domestic price obligation).


    Proses Pembuatan Minyak Goreng Kelapa Sawit


    Mungkin ada yang belum tahu bagaimana proses pembuatan minyak goreng dari kelapa sawit? Ada beberapa langkah jika kita ingin menghasilkan minyak dari kelapa sawit. Berikut langkah – langkahnya :

    1. Pemanenan buah kelapa sawit setelah masa tanam 30 bulan,
    2. Pensterilan buah kelapa sawit dengan perebusan, lalu pelepasan dari cangkangnya,
    3. Kemudian pemerasan buah untuk mengambil minyak sawit mentahnya (CPO),
    4. Sedangkan biji sawit dipecahkan dan kernel diperas untuk mengambil minyak inti sawit (PKO),
    5. Setelah itu perlu melakukan refinery atau pemurnian, pengolahan, penyulingan, kilang sehingga dapat terpisah antara Minyak Sawit Mentah (CPO) dan Minyak Inti Sawit (PKO).
    6. CPO atau minyak sawit mentah bisa menjadi minyak nabati dan minyak bukan nabati. Minyak nabati seperti minyak goreng dan margarin. Sedangkan minyak bukan nabati bisa berupa biodiesel dan sabun.
    7. Sedangkan PKO atau minyak inti sawit bisa menjadi produk kosmetik dan produk obat – obatan.

    Minyak Goreng yang Bagus


    Minyak goreng terbaik yaitu ketika penggorengan pertama kali. Pertama kali kita menuangkan minyak goreng botolan ke dalam wajan itu masih menjadi minyak goreng bagus. Pada umumnya penggorengan bisa 3 sampai 4 kali, setelah itu minyak akan berubah warna.


    Pada saat proses penggorengan, ikatan rangkap pada asam lemak tak jenuh akan putus membentuk asam lemak jenuh. Minyak goreng terbaik adalah minyak yang memiliki lebih banyak asam lemak tak jenuh dari pada asam lemak jenuhnya.


    Jika kita melakukan penggorengan berkali-kali, asam lemak pada minyak goreng akan semakin jenuh dan itu tidak baik bagi kesehatan. Sebab minyak sudah teroksidasi membentuk gugus peroksida dan monomer siklik. Nah, minyak seperti itu biasa kita sebut dengan minyak jelantah.


    Selain karena proses penggorengan berkali-kali, minyak goreng juga bisa rusak kandungannya karena penyimpanan yang salah. Pilihlah minyak goreng dengan wadah berpenutup rapat, seperti minyak drigen atau minyak goreng botolan. Lebih baik menghindari minyakk goreng sachet dan minyak goreng bantal.


    Minyak Goreng Terbaik untuk Kesehatan


    Seperti penjelasan di atas, minyak goreng pada umumnya memiliki lemak jenuh yang tinggi jika kita bandingkan dengan lemah tak jenuhnya. Padahal lemak jenuh tinggi yang masuk ke dalam tubuh manusia akan menimbulkan naiknya kadar kolesterol, sangat berbahaya bagi tubuh.


    Alangkah baiknya jika kita mengurangi makanan yang menggunakan minyak goreng. Apalagi minyak goreng berkadar lemak jenuh yang tinggi. Namun, bagi kamu yang sulit menghilangkan konsumsi makanan dari minyak goreng, kamu bisa menggantinya dengan alternatif berikut ini :


    1. Minyak Zaitun


    Minyak zaitun adalah pilihan utama pengganti minyak goreng terbaik untuk kesehatan. Dengan kandungan lemak tak jenuh, antioksidan, dan senyawa anti radang menempatkan minyak zaitun sebagai urutan minyak goreng terbaik.


    Cara mengkonsumsi minyak zaitun juga perlu kamu ketahui. Minyak ini bisa kamu tumis dengan bahan makanan dengan suhu yang sedang, jangan menggunakan suhu yang panas. Suhu panas akan menyebabkan kandungan minyak zaitun rusak. Selain itu, kamu juga bisa menjadikannya saus dalam salad.


    Banyak sekali penelitian yang mengungkapkan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun jenis extra virgin oil malah dapat menurunkan resiko terkena penyakit jantung. Dengan mengkonsumsi minyak zaitun bisa menjadi cara menjaga kesehatan tubuh.


    Minyak zaitun juga merupakan minyak yang baik untuk diet. Sebab minyak ini merupakan minyak rendah lemak jenuh, terutama extra virgin oil. Sebenarnya tidak ada minyak yang bagus untuk diet kecuali minyak zaitun. Jadi banyak yang menyatakan minyak zaitun sebagai minyak untuk diet. Selain itu, mengkonsumsi minyak zaitun juga termasuk sunnah.


    2. Minyak Kanola


    Minyak kanola adalah salah satu pilihan pengganti minyak goreng terbaik untuk kesehatan. Minyak ini berasal dari biji kanola. Kandungan yang terdapat pada minyak kanola berupa omega-3 dan omega-6, serta tidak mengandung lemak jenuh, sehingga juga termasuk minyak untuk diet.


    Kamu bisa mengkonsumsi minyak kanola dengan cara memanggang, membakar, atau menumis dengan bahan makanan. Sebab minyak kanola memiliki titik asap atau batas perubahan kandungan gizi dengan suhu yang tinggi.


    3. Minyak Alpukat


    Jika kamu ingin mengkonsumsi makanan dengan cara “gorengan”, kamu bisa mengganti minyak gorengmu dengan minyak alpukat. Minyak alpukat juga memiliki titip asap yang tinggi, jadi kamu bisa menggoreng tahu – tempe menggunakan minyak ini.


    Minyak alpukat juga memiliki lemak tak jenuh dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Sehingga minyak alpukat menjadi alternatif pengganti minyak goreng terbaik untuk kesehatan dan minyak yang baik untuk diet.


    4. Minyak Kacang


    Minyak kacang berasal dari olahan kacang tanah dan campuran beberapa jenis kacang. Selain kacang tanah juga bisa kacang walnut dan kacang almond. Minyak ini mengandung vitamin E dan lemak tak jenuh, jadi termasuk minyak rendah lemak.


    Kamu juga bisa menggunakan minyak kacang untuk menggoreng bahan makanan. Sebab minyak ini memiliki titip asap dengan suhu yang tinggi. Kandungan dari minyak kacang tidak mudah berubah hanya dengan menggorengnya.


    5. Minyak Biji Bunga Matahari (Sunflower Oil)


    Minyak biji bunga matahari juga mengandung lemak tak jenuh dan antioksidan . Kandungan antioksidan dalam minyak ini seperti flavonoid, asam fenolat, vitamin E dan berbagai mineral. Kandungan antioksidan tersebut bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjadi minyak yang bagus untuk diet.


    6. Minyak Kedelai, Minyak Jagung, dan Minyak Wijen


    Kamu juga bisa menggunakan minyak kedelai, jagung, dan wijen sebagai alternatif pengganti minyak goreng semacam minyak kelapa atau sawit. Minyak hewani yang berasal dari lemak babi sangat berbahaya karena mengandung lemak jenuh yang dominan, selain itu juga haram.


    Gas LPG SDA Indonesia

    Post a Comment