Iklan Header

Assalamu'alaikum. Hai teman-teman, kali ini saya akan membagikan pembahasan dari latihan penilaian tengah semester (pts) semester 2 pada mata pelajaran Sejarah Indonesia kelas 11. Soal terdiri dari 30 soal yang sudah saya bagikan beberapa waktu yang lalu. Pembahasan soal PTS saya jadikan satu dalam postingan ini.

Upayakan kamu mengerjakan soalnya terlebih dahulu, setelah selasai baru melihat kunci jawaban dan pembahasan di bawah ini. Harapan saya membuat pembahasan ini, sebagai latihan soal terlebih dahulu. Semoga bermanfaat.

kelas-11-mapel-sejarah-indonesia-pembahasan-pts-2

Soal : Latihan Sejarah Indonesia Kelas 11 PTS Semester 2

Pembahasan :

1. Jawaban : C

Pembahasan :
Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945. Pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Hubungan kedua peristiwa tersebut adalah kemerdekaan Indonesia suadah direncanakan jauh sebelumnya.

2. Jawaban : C

Pembahasan :
Pada tanggal 7 September 1944 Perdana Menteri Koiso mengumumkan janji pemberian kemerdekaan kepada Indonesia di kemudian hari.

3. Jawaban : B

Pembahasan :
BPUPKI merupakan lembaga bentukan Jepang yang bertugas mengumpulkan data yang diperlukan untuk Indonesia.

4. Jawaban : A

Pembahasan :
Golongan muda adalah kalangan muda yang terdiri atas para mahasiswa dan anggota PETA, seperti Sutan Syahrir, Chairul Saleh, Djohar Nur, Subandio, Kusnandar, Margono, Wikana, dan Armansyah. Mereka memiliki sikap radikal mengenao Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Menurut mereka proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah hak rakyat Indonesia sendiri dan harus lepas dari pengaruh orang lain, termasuk Jepang.

5. Jawaban : B

Pembahasan :
Dalam sidang PPKI pertama tanggal 18 Agustus 1945, disepakati pembentukan Komite Nasional dimana salah satu tujuan mendirikan komite ini dikarenakan belum adanya lembaga DPR dan MPR sebagai pembantu presiden.

6. Jawaban : A

Pembahasan :
Naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang autentik berbentuk naskah yang telah diketik oleh Soejati Melik dan sekarang berada di Monumen Nasional.

7. Jawaban : D

Pembahasan :
Pada Januari 1944, Jepang memperkenalkan sistem tonarigumi (rukun tetangga). Tonarigumi merupakan kelompok-kelompok yang masing-masing terdiri dari 10-20 rumah tetangga. Sistem tonarigumi ini bertujuan mengawasi aktivitas penduduk yang dicurigai. Untuk situasi perang, tonarigumi difungsikan untuk latihan pencegahan bahaya udara, kebakaran, pemberantasan kabar bohong dan mata-mata musuh.

8. Jaawaban : A

Pembahasan :
Tanggal 3 November 1945 keluar Maklumat Pemerintah tentang pembentukan Partai Politik. Dengan landasan tersebut, tanggal 29 Januari 1946 di Kediri PNI dibentuk oleh partai-partai yang tergabung dalam Serikat Rakyat Indonesia atau dikenal dengan Serrindo pada waktu itu. PNI Pati, PNI Madiun, PNI Palembang, PNI Sulawesi, kemudian Partai Kedaulatan Rakyat Yogya, dan ada beberapa lagi partai kecil lainnya yang berada di Kediri.

9. Jawaban : B

Pembahasan :
Kelompok Soekarni mendirikan asrama politik, yang diberi nama "Angkatan Baru Indonesia" yang didukung Sendenbu. Di dalam asrama ini terkumpul para tokoh pergerakan antara lain : Ir. Soekarno, Sunarya yang bertugas mendidik para pemuda tentang masalah politik dan pengetahuan umum.

10. Jawaban : A

Pembahasan :
Sambutan rakyat Indonesia terhadap berita proklamasi ternyata berbeda-beda, antara lain di Brebes, Tegal dan Pekalongan menyambut dengan upaya pengambilan kekuasaan Jepang dengan sengaja.

11. Jawaban : B

Pembahasan :
Yang menyampaikan berita kekalahan Jepang kepada Moh. Hatta adalah Sultan Syahrir.

12. Jawaban : B

Pembahasan :
Beberapa tugas Sekutu di Indonesia adalah sebagai berikut :
a. Menegakkan kembali pemerintahan Belanda di Indonesia
b. Melucuti dan mengumpulkan senjata dari Jepang
c. Menghimpun keterangan dan menuntut penjahat perang
d. Membebaskan tawanan perang dan interniran Sekutu.

13. Jawaban : A

Pembahasan :
Pemerintah pada awal kemerdekaan hanya membentuk BKR karena pemerintah sengaja tidak mau segera membentuk tentara nasional dengan pertimbangan politik. Pemerintah berpendapat bahwa pembentukan tentara nasional pada saat itu akan mengundang serangan gabungan tentara Sekutu dan Jepang.

14. Jawaban : D

Pembahasan :
Di saat terjadi penculikan Soekarno ke Rengasdengklok, di Jakarta terjadi pertemuan antara kelompok pejuang tua yang diwakili oleh Mr. Ahmad Soebardjo dengan kelompok golongan muda yang diwakili oleh Wikana. Dalam pertemuan tersebut terjadi kesepakatan bahwa proklamasi kemerdekaan dilakukan di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945, kemudian Soekarno da Hatat dijemput di Rengasdengklok oleh Ahmad Soebardjo untuk kembali ke Jakarta setelah terjadi kesepakatan dengan para pemuda di Rengasdengklok.

15. Jawaban : B

Pembahasan :
Konsep naskah proklamasi diketik oleh Soejati Melik dengan perubahan kecil yang telah disetujui, yakni :
1. Kata "tempoh" diganti "tempo",
2. Kata "wakil-wakil bangsa Indonesia" diganti "Atas nama bangsa Indonesia",
3. Kata "Djakarta, 17-08-05" diganti menjadi "Djakarta, hari 17 Boelan 8 Tahoen 05".
Dengan pergantian ini maka jadilah teks proklamasi yang otentik dan memiliki ejaan baku pada masa itu.

16. Jawaban : B

Pembahasan :
Soejati Melik merupakan tokoh proklamator yang berperan dalam mengetik teks proklamasi.

17. Jawaban : E

Pembahasan :
Sidang tanggal 19 Agustus 1945, menetapkan mengenai pembagian wilayah Indonesia menetapkan wilayah Indonesia menjadi 8 provinsi dengan 2 daerah istimewa beserta gubernurnya, yaitu sebagai berikut :
1) Jawa Barat : Sutardjo Kartohadikusumo,
2) Jawa Tengah : R. Panji Soeroso,
3) Jawa Timur : R.A. Soerjo,
4) Kalimantan : Ir. Mohammad Noor,
5) Sulawesi : Dr. Sam Ratulangi,
6) Maluku : Mr. J. Latuharhary,
7) Sunda Kecil : Mr. I Gusti Ketut Pudja,
8) Sumatera : Mr. Teuku Moh. Hasan,
9) Dua daerah istimewa, yaitu Yogyakarta dan Surakarta.

18. Jawaban : A

Pembahasan :
Pengibaran Sang Saka Merah Putih setelah pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilakukan oleh S. Suhud dan Latif.

19. Jawaban : D

Pembahasan :
Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu setelah dijatuhkannya bom atom (oleh Amerika Serikat) di Hiroshima dan Nagasaki. Peristiwa itu terjadi pada bulan Agustus 1945.

20. Jawaban : B

Pembahasan :
Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Seokanro dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor. Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu, ditunjuklah Latief Hendradiningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Suhud untuk tugas tersebut.

21. Jawaban : E

Pembahasan :
Setelah mendengar berita kekalahan Jepang atas Sekutu, kelompok muda menghendaki agar Indonesia segera diproklamasikan. Para pemuda tidak menghendaki jika kemerdekaan itu diperoleh sebagai hadiah dari Jepang, mereka menghendaki kemerdekaan diperoleh dari perjuangan bangsa Indonesia sendiri. Namun demikian, golongan tua berpendapat bahwa pelaksanaan proklamasi tetap dilaksanakan di dalam PPKI untuk tidak memancing konflik dengan pihak Jepang. Akibat penolakan itu, kedua tokoh golongan tua itu diamankan dan disembunyikan ke Rengasdengklok, daerah Karawang Bekasi. Tujuan pengamanan itu, agar kedua tokoh tersebut tidak diperalat atau dipengaruhi oleh Jepang maupun Sekutu.

22. Jawaban : C

Pembahasan :
Tokoh muda yang mendesak Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta agar segera memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 16 Agustus 1945 adalah Chaerul Saleh dan Sutan Sjahrir.

23. Jawaban : D

Pembahasan :
Latar belakang kebijakan Koiso yang memberi janji kemerdekaan kepada rakyat Indonesia adalah semakin terdesaknya Jepang dalam Perang Pasifik.

24. Jawaban : C

Pembahasan :
Seokarni merupakan tokoh yang menentang naskah Proklamasi ditandatangani oleh semua wakil bangsa Indonesia, melainkan menyarankan hanya ditantangani oleh Ir. Soekarno dan Moh. Hatta seja sebagai wakil bangsa Indonesia.

25. Jawaban : A

Pembahasan :
Pembentukan Badan Penyelidikan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 1 Maret 1945 direalisasikan. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dalam bahasan Jepang disebut Dokuritsu Junbi Cosakai. Pengumuman itu dikeluarkan oleh Panglima Tentara XVI, Letnan Jenderal Kumakichi Harada.

26. Jawaban : A

Pembahasan :
Pada tanggal 5 September 1943, Saiko Shikikan (Kumaikici Harada) mengeluarkan Osamu Seirei No. 36 dan 37 tentang pembentukan Chuo Sangi In dan Chuo Sangi Kai. Hal yang boleh dibahas atau dirundingkan dalam Chuo Sangi In antara lain :
a. Pengembangan derajat rakyat,
b. Mempertinggi derajat rakyat,
c. Pendidikan dan penerangan,
d. Industri dan ekonomi,
e. Kemakmuran dan bantuan sosial, serta kesehatan.

27. Jawaban : C

Pembahasan :
Dari segi perjuangan untuk segera mencapai kemerdekaan, keberadaan Chuo Sangi In tidak banyak berarti, namun badan ini memiliki peran badan itu semakin menambah wawasan dan pengalaman bagi para anggota. Hal ini penting karena para anggota Chuo Sangi In umumnya adalah para pejuang nasionalis yang bercita-cita mencapai kemerdekaan.

28. Jawaban : D

Pembahasan :
Salah satu hasil sidang PPKI tanggal 19 Agustus 1945 ialah membentuk KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat).

29. Jawaban : C

Pembahasan :
Dari sidang PPKI 19 Agustus 1945 memutuskan beberapa hal yaitu sebagai berikut :
a. Menetapkan 12 kementerian yang akan membantu tugas presiden dalam pemerintahan.
b. Membagi daerah RI atas delapan provinsi (Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda Kecil, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan).

30. Jawaban : C

Pembahasan :
Kepala bagian radio kantor berita Domei (Waidan B. Palenewen) memerintahkan kepada F. Wuz untuk menyiarkan berita proklamasi tiga kali berturut-turut.

CLOSE ADS
CLOSE ADS

Post a Comment