Iklan Header

Sebenarnya apa sih IPTEK itu? IPTEK adalah singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Terdiri dari 3 pengertian yang menjadi satu (3 in 1). Masing-masing kata memiliki arti tersendiri.

Ilmu adalah sebuah produk, sebagai proses, dan sebagai paradigman etika yang diperoleh dengan metodelogi penelitian (dengan jalan ilmiah). Sedangkan pengetahuan adalah pemahaman yang diperoleh tanpa proses ilmiah, tetapi melalui sebuah pengalaman. Sementara itu teknologi adalah sebuah prosedur dan metode yang digunakan dalam berbagai cabang industri.

Secara sederhana untuk membedakan ketiga pengertian tersebut bisa seperti ini. Ilmu harus ditempuh dengan cara ilmiah untuk mendapatkannya, pengetahuan tidak harus melalui cara ilmiah, cukup pengalaman, sedangkan teknologi cara yang digunakan dalam berbagai bidang.

perkembangan-iptek-dunia-dan-islam

Pengertian IPTEK

Pengertian secara umum IPTEK adalah sumber informasi untuk meningkatkan ilmu dan pengetahuan mengenai teknologi di berbagai bidang. Perkembangan IPTEK sejalan dengan berbagai tuntutan yang dimiliki manusia untuk memecahkan kebutuhan, memperingan suatu pekerjaan, dan mempermudah kegiatan yang sulit dilakukan.

IPTEK semakin berkembang dalam hal. Jika kamu tahu Tony Stark-nya Avengers atau Iron man. Itu adalah gambaran perkembangan teknologi yang sangat pesat, Tony (tokoh fiksi) mampu membuat peralatan yang canggih untuk mempermudah dan membantu segala kebutuhan manusia.

Jika Tony Stark merupakan cerita fiksi tentang teknologi, di dunia nyata teknologi juga berkembang sejalan munculnya banyak kebutuhan manusia. Jika kamu tahu perkembangan peradaban manusia awal, maka kamu mengenal segala peralatan dari batu untuk membantu pemenuhan kebutuhan.

Sebut saja kapak perimbas, kapak lonjong dan kapak persegi yang dibuat oleh manusia untuk membantu berburu. Kemudian muncul tombak dan panah yang lebih memudahkan membunuh hewan buruan.

Saat ini kita mengenal pistol dengan berbagai jenis, tank, rudal, hingga nuklir. Perkembangan teknologi tersebut semakin pesat seiring ilmu pengetahuan yang dilakukan manusia.

Jika melihat perkembangan IPTEK, tidak ada yang tahu persis teknologi bermula dari kapan dan dimana. Namun, yang pasti teknologi mengalami perkembangan yang berbeda-beda dan digunakan di masyarakat yang bebeda-beda juga.

Di Australia dengan suku aborigin menemukan senjata boomerang, sedangkan di Indonesia tidak ditemukan peninggalan alat tradisional aborigin tersebut. Jadi perkembangan IPTEK setiap tempat akan berbeda-beda.

Nah, saat ini IPTEK di seluruh penjuru dunia mengikblat oleh teknologi Barat, terutama Amerika. Jika ingin dikatakan maju, maka contohlah Amerika, seperti itulah paradigma dewasa ini. Padahal, sejak dari dulu, mungkin yang lebih awal mengawali perkembangan teknologi tidak dari sana.

Ada peradaban Mediterania, Mesopotamia, Romawi, Persia, Timur Tengah, Tiongkok, dll. Semuanya memiliki perkembangn teknologi yang berbeda-beda. Jika di Tiongkok dulu ada kain sutera dan kertas, di Romawi berdiri kokoh bangunan-bangunan tinggi nan megah. Semua memiliki perkembangan yang berbeda.

Jika mengurutkan sejarah dunia, kebanyakan saat ini merujuk pada sejarah dunia versi Barat. Yaitu sejarah dunia yang berawal dari Eropa. Seakan menjadi dua sisi pada mata koin yang berbeda, di lain tempat namun pada waktu yang sama dunia Islam juga sudah ada.
Jika bisa dibandingkan mungkin seperti berikut.

Urutan Sejarah Dunia

Sejarah dunia versi Barat adalah:

1. Kelahiran Peradaban (Mesir dan Mesopotamia)

Diperkirakan, peradaban awal yang telah maju dibandingkan dengan daerah-daerah lain di belahan bumi berada di Mesir dan Mesopotamia, terbukti dengan peninggalan-peninggalan peradaban kunonya.

2. Zaman Klasik (Yunani dan Roma)

Zaman klasik terjadi sekitar 600 - 200 SM. Zaman ini dimulai dengan perubahan cara berpikir manusia dan menjadi awal munculknya teknologi dan ilmu pengetahuan. Sebagai contoh munculnya pemikiran atau hipotesis seperti phytagoras, archimedes, dll.

3. Zaman Kegelapan-Dark Age (Kebangkitan Kristen)

Zaman ini juga disebut zaman pertengahan yang terjadi sekitar 31 SM - 628 M. Zaman kegelapan mulai muncul dengan adanya kebangkitan kristen. Bahkan penguasa harus sejalan dengan pastur atau paus. Sehingga, teknologi lebih stagnan dan mengalami kemandekan, maka zaman ini disebut dark age (masa kegelapan).

4. Kelahiran Kembali (Renaisans dan Reformasi)

Renaisans adalah masa munculnya kembali pemikiran modern dari zaman klasik (Yunani dan Roma).
Saat itu muncul beberapa kemajuan seperti di bidang seni, pemikiran dan kesusastraan. Muncul berbagai universitas-universitas di Eropa.

5. Pencerahan-Aufklarung (Penjelajahan dan Ilmu pengetahuan)

Masa aufklarung adalah masa dimana munculnya semangat untuk memperbaiki kembali ilmu pengetahuan dan mulai memisahkan pengaruh-pengaruh keagamaan dari pemerintahan. Masa ini terjadi di Eropa sekitar abad ke-18. Pada masa ini juga mulai penjelajahan bangsa Eropa lewat jalur laut.

6. Revolusi (demokrasi, industri, teknologi)

Abad revolusi mulai muncul sekitar abad ke-18. Revolusi yang terkenal adalah revolusi industri yang saat ini sudah sampai pada revolusi 4.0. Jika dirunut dari revolusi industri 1.0 yaitu munculnya mesin uap oleh James Watt (1776). Pada zaman revolusi industri 2.0 muncul alat pemindah barang berat, cikal bakal ban dan mobil. Masa revolusi industri 3.0 lahirnya alat mengganti manusia berupa komputer dan robot. Hingga saat ini adalah revolusi industri 4.0 dengan meluaskan internet.

7. Bangkitnya Negara-Bangsa (perjuangan demi kerajaan)

Setelah revolusi diberbagai bidang, muncul sebuah nasionalisme terhadap negara atau bangsa. Di Eropa mulai berusaha memperluas daerah kekuasaannya.

8. Perang Dunia I dan II

Keinginan untuk memperluas daerah kekuasaan oleh negara-negara maju saat itu memunculkan polemik di dunia. Mulai ada kolonialisme dan imperialisme terutama pada negara-negara maju di Eropa. Contohnya Belanda, Inggris, Spanyol dan Portugis yang menjajah negara-negara di Asia. Berakhirnya Perang Dunia II dimenangkan oleh Blok Sekutu dengan melahirkan negara-negara adikuasa seperti Amerika Serikat dan Uni Soviet.

9. Perang Dingin

Setelah Perang Dunia II, Amerika Serikat dan Uni Soviet menjadi negara yang sangat berpengaruh. Bahkan kedua negara berusaha mempengaruhi dengan ideologinya masing-masing. Amerika dengan liberal-kapitalis dan Uni Soviet dengan sosialis-komunis.

Pada masa Perang Dingin, Amerika dan Uni Soviet berlomba-lomba untuk menunjukkan kekuasaan dan kemajuan di berbagai bidang. Sehingga, muncullah teknologi yang semakin maju di berbagai bidang, seperti bidang antariksa, militer, idelogi, dll. Pada masa Perang Dingin menjadi puncak perkembangan IPTEK dunia hingga saat ini.

Faktor yang mendorong kemajuan IPTEK pada era Perang Dingin adalah industrialisasi. Berawal dari Revolusi Industri 1.0 hingga Revolusi Industri 3.0.

10. Kemenangan Kapitalisme-Demokratik

Masa ini dimulai sejak Uni Soviet terpecah menjadi 15 negara bagian, dan sebagai penanda berakhirnya Perang Dingin. Karena Uni Soviet yang dulu menjadi satu-satunya negara yang mampu menandingi Amerika sudah terpecah, maka Amerika menjadi negara adi kuasa nomor satu dunia saat ini, sudah tidak ada dan belum ada negara yang mampu menandinginya. Sehingga kapitelisme dan demokratik menyebar dan mempengaruhi negara-negara di dunia.

Sementara itu, sejarah dunia versi Islam menurut Tamim Ansary (dalam bukunya "dari puncak Bagdad, Sejarah Dunia Versi Islam" adalah:

  1. Zaman Kuno (Mesopotamia dan Persia)
  2. Kelahiran Islam
  3. Kekhalifahan : Pencarian Persatuan Universal
  4. Perpecahan : Zaman Kesultanan
  5. Bencana : Tentara Salib dan Mongol
  6. Kelahiran Kembali : Era tiga kekaisaran
  7. Perembesan Timur oleh Barat
  8. Gerakan Reformasi
  9. Kemenangan Modernis-Sekuler
  10. Reaksi Islam

Menurut Chris Stephenson, Head of Strategy and Planning PHD Asia Pacific, perkembangan teknologi telah melalui 5 urutan, yaitu :

1. Fase Surfacing (1950 - 1995)

Sebuah penemuan yang menjadi dasar perubahan globalisasi dunia dengan ditemukannya Personal Computer di tahun 1980-an. Setelah itu, muncullah internet pada awal 1990-an, sehingga informasi bisa lebih banyak didapatkan dengan internet.

2. Fase Organizing (1990 - 2015)

Fase ini manusia sudah mulai mengatur (organize) informasi dari internet  dan membuat pengaksesan global lebih mudah dengan munculnya smartphone. Munculnya smartphone ini lebih memudahkan pengguna internet, tanpa harus membuka komputer. Penggunaan smatphone juga lebih fleksibel dan lebih terjangkau jika sewaktu-waktu butuh informasi.

3. Extracting (2010 - 2025)

Fase ini bermula dari tahun 2010, yaitu ditandai dengan perluasan situs web sehingga mesin pencarian menjadi lebih pintar, smartphone bisa menghubungkan informasi semakin luas, serta penghubung internet juga semakin canggih dan cepat.

Pada fase ini berkembang juga machine learning, yang tidak hanya mengatur pintu informasi saja,  akan tetapi juga bisa mengekstrak dan menganalisis arti baru dari perluasan teknologi itu sendiri,  sebut saja operation system, perangkat pintar, Internet of Things, AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan serta asisten virtual.

4. Fase Anticipating (2020 - 2035)

Fase ini diprediksi menjadi kelanjutan dari fase ketiga, dengan berkembangnya teknologi menjadi manifestasi ide. Bisa saja kecerdasan buatan dan deep learning akan semakin canggih untuk mengetahui keingian manusia.

5. Fase Alevating (2030 - 2050)

Fase terakhir yang diperkirakan oleh Chris adalah hasil akhir dari penggabungan teknologi dan manusia. Kecerdasan buatan akan semakin mengambil alih dan bekerja seperti halnya manusia dalam beraktivitas dan bekerja. Diperkirakan banyak penemuan-penemuan baru dengan segala macam inovasinya, bahkan teknologi tersebut bisa manyatu dengan manusia.

IPTEK di seluruh dunia diperkirakan akan terus mengalami perkembangan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Materi dan pembahasan ini dapat menjawab pertangan dari soal latihan PAS Sejarah Peminatan semester 1 nomor 6 dan 21.

Semoga bermanfaat

CLOSE ADS
CLOSE ADS

Post a Comment