Iklan Header

    Wilayah benua asia yang beriklim sangat kering terletak di Basin Tarim. Wilayah benua asia yang beriklim sangat kering terletak di Basin Tarim. Mengapa Basin Tarim sangat keirng? Berikut penjelasannya.


    Cekungan Tarim ialah cekungan endoreik besar di Barat Laut China yang meliputi teritori selebar 906.500 km2 (350.000 sq mi). Berada di teritori Xinjiang China, terkadang secara metonimi masuk bagian selatan propinsi, atau Nanjiang.


    Di utaranya teritori ini bersebelahan dengan Pegunungan Tian Shan dan sisi selatannya bersebelahan dengan Pegunungan Kunlun pada pinggiran Daratan tinggi Qinghai-Tibet. Gurun Taklamakan mendominasi mayoritas cekungan ini. Nama Uighur bersejarah untuk Cekungan Tarim ini ialah Altishahr, yang memiliki arti "enam kota" dengan bahasa Uighur.


    iklim-kering-basin-tarim


    Apa yang dimaksud dengan basin?


    Basin atau cekungan adalah suatu bentuk bentang alam akibat dari adanya depresi geologi alami ataupun buatan. Basin ini memiliki ketinggian tanah yang lebih rendah dari pada daerah di sekitarnya. 


    Di Asia memiliki beberapa basin atau cekungan ini. Salah satu cekungan tersebut adalah Basin Tarim yang terletak di China.


    iklim-kering-basin-tarim

    Ada Puing-puing Niya


    Puing-puing Niya ialah sebuah situs arkeologi yang sekarang berada sekitaran 115 km (71 mi) di samping utara Minfeng di perabatasan selatan Cekungan Tarim di Xinjiang, China. Beragam artefak arkeologi terdapat di Niya.


    Niya dulu sebuah kota oasis pusat perdaganagan di Jalur Sutra sisi selatan di Gurun Taklamakan. Pada jaman dulu, kafilah melalui Niya di perjalanannya di antara China dan Asia tengah. Niya jadi sisi dari Kerajaan Loulan pada era ketiga Masehi. Pada pengujung era keempat, Niya ada di bawah kendalian China. Daerah Niya selanjutnya terkuasai oleh Tibet.


    Di tahun 1900, ada sebuah ekspedisi di China sisi barat dan Gurun Taklamakan. Di Niya, ada 100 papan kayu berisi tulisan dari tahun 105 M. Papan kayu itu mempunyai segel tanah liat berisi surat dan perintah sah yang tertulis dalam aksara Kharosthi, sebuah aksara India awalnya, dan kemungkinan besar datang dari Kekaisaran Kushan.


    Penemuan yang lain seperti uang logam dan dokumen yang dari periode Dinasti Han, uang logam Romawi, sebuah perangkap tikus, tongkat, bagian dari sebuah kecapi, busur yang masih baik, sebuah karpet memiliki desain rumit dan beberapa kain yang lain, dan beberapa benda rumah tangga seperti furniture berukiran, gerabah, keranjang, dan beragam kriya yang lain.


    Ilmuwan sekarang sudah mendapati beberapa sisa kehadiran manusia dengan menemukan 100 bangunan tempat tinggal, tempat makam, kandang hewan, kebun, taman, dan tempat pertanian. Selain itu, juga menemukan perkakas dari besi berbentuk kapak dan arit, pemukul dari kayu, dan beberapa vas berisi hasil bumi.


    Mereka juga menemukan beberapa sisa tubuh manusia, sehingga membuat beberapa perkiraan dari asal mula beberapa orang yang dulu tinggal di Niya. Beberapa penemuan yang terdapat di puing-puing Niya sekarang jadi koleksi dari Museum Nasional Tokyo.


    Kependudukan


    Cekungan Tarim di Cina barat, berada di titik krisis situs di Jalur Sutra kuno. Daerah ini memiliki peranan penting dalam riwayat migrasi manusia, perubahan budaya dan komunikasi di antara Timur dan Barat.


    Penemuan banyak mumi yang terawat secara baik di wilayah itu. Mumi ini, khususnya Jaman Perunggu prasejarah 'Kaukasoid' mumi, sudah memancing ketertarikan yang luas antara beberapa periset terkait dengan siapa beberapa orang ini? dan darimanakah mereka berasal?


    Berdasar analitis beberapa sisa manusia dan lainnya bahan arkeologi dari makam kuno (datang dari kurang lebih Zaman Perunggu ke Zaman Besi), saat ini telah sedikit ada pencerahan jika yang warga pertama Cekungan Tarim datang dari Barat. Lantas selanjutnya datang dengan bertahap beberapa orang Timur mengikuti Dinasti Han. Tetapi, kapan saat berlangsungnya pencampuran orang Timur dan Barat saat ini belum juga tahu.


    Di tahun 2000, Institut Arkeologi Xinjiang mendapati situs Jaman Perunggu yang perlu, yakni penyemayaman Xiaohe. Penemuan makam ini memberi peluang untuk menyelidik selanjutnya migrasi dari komunitas kuno di daerah itu. Pemakaman Xiaohe (40°20'11"LU, 88°40'20.3"E) berada di Gurun Taklamakan di barat laut Cina, 60 km selatan Sungai Merak dan 175 km barat kota kuno Kroraina (saat ini Loulan).


    Beberapa orang Xiaohe ialah kombinasi dari komunitas yang dari orang Barat dan Timur, menunjukkan jika mereka sudah menghuni daerah Basin Tarim semenjak Zaman Perunggu Kuno.


    Migas di Basin Tarim


    Sebuah penemuan cadangan minyak dan gas di cekungan Tarim jadi berita yang besar untuk Pemerintah China. Perusahaan minyak di China, Sinopec, mendapati cadangan minyak dan gas sekitaran 100 juta ton di situ.


    Penemuan ini dapat memberi kontributor 88 juta ton minyak kondensat dan 290 miliar mtr. kubik berbentuk gas alam. Hal tersebut akan menaikkan suplai energi negara China dan mendukung ketahanan energi nasional negara itu.


    Penemuan cadang migas di Basin Tarim ini jadi penemuan yang susah payah. Karena, cekungan ini mempunyai tanah yang keras dan keadaan bawah tanah yang susah diprediksikan. Namun, perusahaan minyak kepunyaan China yakin jika ada cadangan migas di bawah susunan tanah Basin Tarim yang terpendam lebih dari 7.300 mtr.


    Sinopec yakin jika ada cadangan 1,67 miliar ton minyak mentah dan 94,58 miliar meter kubik gas alam di cekungan Tarim itu, dengan keseluruhan produksi lebih dari 140 juta ton sama dengan migas.


    iklim-kering-basin-tarim


    Iklim di Basin Tarim


    Benua Asia memiliki ketidaksamaan iklim yang berlebihan. Ada yang mempunyai iklim panas yang cukup terik, tetapi ada pula yang memiliki iklim benar-benar dingin ( daerah Arktik ). Disamping itu ada yang beriklim penghujan karena dampak muson.


    Wilayah benua asia yang beriklim sangat kering terletak di Basin Tarim.


    Mengapa Basin Tarim sangat keirng? Sebab daerah ini dikelilingi oleh Tien Shan (gunung) di utara, Pamirs di samping barat, Kunlun Pergunungan di selatan, dan Pergunungan Altun di samping timur. Hal tersebut menyebabkan iklim di sana benar-benar kering karena pegunungan menjadi pembatas udara lembap dari laut. 


    Kurangnya kelembapan udara menyebabkan daerah tersebut kering. Hujan tahunan kurang dari 4 inch (100 mm). Tasik garam dan rawa Lop Nur berada pada bagian timur cekungan ini.


    Di tengah-tengah cekungan ialah Gurun Takla Makan, yang mencakup teritori selebar 132,000 mil persegi (342,000 km persegi). Beberapa proyek pemuliharaan air menjadi prioritas di Cekungan Tarim, terhitung sebuah terusan yang mengaliri sekitaran 50 mil persegi (130 km persegi) tempat. 


    Kerjakan : Latihan Soal Kelas 9 Ulangan Harian BAB 1

    Post a Comment