Iklan Header

    Assalamu'alaikum, teman-teman. Semoga sehat selalu. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan sedikit materi yang IPS di kelas 7 semester 1. Materi ini berkaitan dengan Dinamika Kependudukan di Indonesia.


    Materi ini juga menyambung dari materi sebelumnya mengenai Komposisi Penduduk.

    crowd-of-people


    Pengertian Pertumbuhan Penduduk

    Oke, tentu kita mulai dengan apa itu pertumbuhan penduduk? Ada yang tahu? Namanya saja tumbuh, berarti ada semacam perubahan jumlah. Jadi, pertumbuhan penduduk adalah keseimbangan antara faktor penambah jumlah penduduk dengan faktor pengurang jumlah penduduk.


    Sebagaimana materi sebelumnya tentang dinamika penduduk, perubahan jumlah penduduk dapat diakibatkan oleh faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk adalah faktor penambah jumlah penduduk dan faktor pengurang jumlah penduduk.


    Faktor penambah jumlah penduduk antara lain adanya kelahiran dan perpindahan ke dalam suatu daerah (imigrasi). Sedangkan faktor yang mengurangi jumlah penduduk adalah kematian dan perpindahan ke luar dari suatu daerah (emigrasi).


    Sampai sini sudah paham ya? Sekarang lanjut ke jenis pertumbuhan penduduk


    Jenis Pertumbuhan Penduduk

    Kita sudah tahu bahwa jumlah penduduk suatu daerah pasti akan selalu berubah. Entah itu dikarenakan adanya kelahiran, kematian, ataupun perpindahan. Maka, dalam pertumbuhan penduduk dibagi menjadi 3, antara lain sebagai berikut :


    1. Pertumbuhan Penduduk Alami

    2. Pertumbuhan penduduk alami adalah pertumbuhan penduduk yang diperoleh dari faktor alami saja. Yaitu, pertumbuhan penduduk alami diperoleh dari selisih kelahiran dan kemarian saja (tanpa menghitung perpindahan penduduk).


      Cara menghitung pertumbuhan penduduk alami dihitung dengan rumus. Adapun rumus pertumbuhan penduduk alami adalah :


      Pa = L - M

      Keterangan Rumus :

      Pa = pertumbuhan penduduk alami
      L = jumlah kelahiran
      M = jumlah kematian

    3. Pertumbuhan Penduduk Migrasi

    4. Pertumbuhan penduduk migrasi adalah pertumbuhan penduduk yang diperoleh dari selisih migrasi masuk dan migrasi keluar.

      Cara menghitung pertumbuhan penduduk migrasi dihitung dengan rumus. Adapun rumus pertumbuhan penduduk migrasi adalah :


      Pm = I - E

      Keterangan Rumus :

      Pm = pertumbuhan penduduk migrasi
      I = jumlah imigrasi (migrasi masuk)
      E = jumlah emigrasi (migrasi keluar)

    5. Pertumbuhan Penduduk Total

    6. Pertumbuhan penduduk total adalah pertumbuhan penduduk yang disebabkan oleh semua faktor pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran, kematian, dan migrasi. Cara menghitung pertumbuhan penduduk alami dihitung dengan rumus. Adapun rumus pertumbuhan penduduk alami adalah :



      P = (L - M) + (I - E)

      Keterangan Rumus :

      P = pertumbuhan penduduk total
      L = jumlah kelahiran
      M = jumlah kematian
      I = jumlah imigrasi (migrasi masuk)
      E = jumlah emigrasi (migrasi keluar)

    Contoh Soal Menghitung Pertumbuhan Penduduk :


    Jumlah penduduk di negara X pada pertengahan tahun 2019 sebesar 25.000.000 jiwa. Pada tahun tersebut terdapat kelahiran 1.000.000 jiwa dan kematian 500.000 jiwa. Jumlah migrasi masuk (imigrasi) pada tahun tersebut sebesar 20.000 jiwa dan migrasi keluar 10.000 jiwa. Dari data tersebut hitunglah :
    1) Pertumbuhan penduduk alami
    2) Pertumbuhan penduduk migrasi
    3) Pertumbuhan penduduk total

    Jawab :


    1) Pertumbuhan Penduduk Alami


    Pa = L - M
    Pa = 1.000.000 - 500.000
    Pa = 500.000 jiwa

    Jadi, pertumbuhan penduduk alami di negara X pada periode tahun 2019 sebesar 500.000 jiwa.


    2) Pertumbuhan Penduduk Migrasi


    Pm = I - E
    Pm = 20.000 - 10.000
    Pm = 10.000 jiwa

    Jadi, pertumbuhan penduduk migrasi di negara X selama periode 2019 sebesar 10.000 jiwa.


    3) Pertumbuhan Penduduk Total


    P = (L - M) + (I - E)
    P = (1.000.000 - 500.000) + (20.000 - 10.000)
    P = 500.000 + 10.000
    P = 510.000 jiwa

    Jadi, pertumbuhan penduduk total di negara X selama periode tahun 2019 sebesar 510.000 jiwa.


    Pertumbuhan Penduduk di Indonesia

    Pertumbuhan penduduk dan segala macam dinamika penduduk di Indonesia dikelola oleh suatu badan yang bertanggung jawab langsung terhadap Presiden. Badan/ Institut tersebut adalah BPS atau singkatan dari Badan Pusat Statistik. Tidak hanya menangani masalah pertumbuhan penduduk, BPS juga mendata dinamika penduduk dari umur, jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, dll.


    Tingkat pertumbuhan penduduk di Indonesia terbilang masih sedang. Jika dirunut dari tahun 1971-1980 laju pertumbuhan di Indonesia sudah mencapai 2,31%. Artinya, Indonesia kala itu mengalami pertumbuhan penduduk sebesar 2,31%.


    Tercatat dalam BPS (Badan Pusat Statistik), laju pertumbuhan penduduk di Indonesia mengalami tren penurunan setiap tahunnya. Pada tahun 2010-2016 tercatat pertumbuhan penduduk Indonesia sebesar 1,36%.


    Tingginya pertumbuhan penduduk disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah adanya fenomena hamil di luar nikah. Biasanya banyak anak sekolah yang putus sekolah karena hamil. Di Indonesia fenomena tersebut sudah tidak terhitung angkanya. Sehingga dengan lahirnya anak dari hubungan tersebut menyebabkan laju pertumbuhan penduduk menjadi tinggi.


    Salah satu kebijakan dari pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yaitu dengan cara menerapkan kebijakan Keluarga Berencana (KB). Keluarga Berencana adalah program dari pemerintah untuk menganjurkan memiliki anak cukup 2 saja.


    Meskipun laju pertumbuhan penduduk di Indonesia mengalami penurunan. Akan tetapi jumlah penduduk Indonesia masih menempati urutan ke-4 terbanyak di dunia. Sangat disanyangkan lagi, dengan jumlah penduduk yang banyak tersebut, persebaran penduduknya juga tidak merata. Masih banyak penduduk yang terkonsentrasi di Pulau Jawa.


    Dampak Pertumbuhan Penduduk yang Cepat

    Pertumbuhan penduduk yang cepat akan menimbulkan beberapa dampak bagi negara. Dampak pertumbuhan penduduk yang cepat antara lain :

    • Pertumbuhan penduduk usia muda juga cepat, sehingga memicu pengangguran
    • Persebaran penduduk tidak merata
    • Komposisi penduduk kebanyakan penduduk usia muda yang belum produktif, sehingga beban ketergantungan tinggi
    • Arus urbanisasi dari desa ke kota tinggi
    • Menurunnya kualitas dan tingkat kesejahteraan penduduk

    Bahasan Sebelumnya :

    Bahasan Selanjutnya :
    Kualitas Penduduk di Indonesia--->

    Latihan Soal :
    Latihan Ulangan BAB 1 --->

    Post a Comment